☔ Pemilik Masjid Atta Awun Puncak Bogor
Masjid Atta'Awun di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor (TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas) Tetapi, pada akhirnya tidak lama sejak
KisahMarbot Masjid Atta’awun Cisarua Puncak Bogor Kisah Haru 3 Tokoh dalam 2 Malam Pertama Pengantin Tentang Cak Nun Kita Mendapat Hidayah Ramadan, Adebayor Masuk Islam Sumpahku; Saya Tak Akan Cium Tangan Gus Dur Sebab Turunnya Surat Al Qadar (Lailatul Qadar) Kearifan Mbah Chudlori, Tegalrejo Fakta Ilmiah Malam Lailatul Qadar yang
MasjidAtta'awun Puncak Bogor. 8,751 likes · 83 talking about this. Masjid
Pastinya kamu akan langsung teringat curug dan Masjid Atta'awun yang wajib banget dikunjungi kalau main ke Puncak, Bogor. Ya, kan? Tapi kurang lengkap rasanya bila berkunjung ke tempat wisata tanpa mencicipi kuliner di sekitarnya. Nah Ternyata ada lagi satu tempat yang wajib kamu kunjungi jika kamu akan pergi ke Puncak, yaitu Wisata Kuliner
WEOnline, Jakarta - Front Persaudaraan Islam (FPI) menggelar zikir akbar di Masjid At-Ta\\'awun, Puncak Bogor, Jawa Barat pada Minggu (2/1/2022). Namun, acara itu nampaknya mendapat penolakan dari Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor. Hal itu diungkapkan Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Burhanudin. \\
PDF | Ciliwung River which has upstream in Bogor, while downstream in Jakarta presence has very important role for the region in its path. di kawasan Puncak, Masjid Atta'awun. 5. Pasir
Walaupunkini OemahTesia sudah berkembang, menurut sang pemilik usaha kuliner itu, Nina Tesia sejak 2018, ia sempat jatuh bangun membangun usaha kuliner rumahan. Bupati Bogor Batasi Jam Operasional Truk Tambang, Berlaku Mulai 1 Januari 2022. Satgas Covid-19 Bogor Tolak Izin Puncak Berzikir di Masjid Atta'awun
Masjid At-Ta'awun terletak di Jalan Raya Puncak Kabupaten Bogor dan sudah ada sejak lama dari tahun 1987. Awalnya, masjid ini berdiri sebagai tempat ibadah para pekerja di kebun teh PTPN Nusantara VIII. Masjid Atta'awun mengadopsi arsitektur interior yang unik. Perpaduan antara bangunan masjid Timur Tengah dengan sentuhan Tradisional
WisataPuncak Kembali Berduka, Mata Air Ciburial Jebol Rumah Warga Tugu Selatan. By redaksi 24 Oktober 2020. Sedikitnya 10 unit rumah yang terletak di Kampung Pensiunan atau tepatnya belakang Rest Area Gunung Mas Jalan Raya Puncak RT 3 RW 01, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua tersapu dan mengalami.
MasjidAtta’awun Biasanya tamu yang memakai sewa elf kami untk ke Puncak akan kami ajak singgah dan beristirahat sebentar di Masjid Atta’awun apabila waktu sholat tiba. Masjid ikonik Puncak Bogor ini berada di titik ketinggian yang pas dan biasa dijadikan tempat persinggahan para pengguna jalan untuk sholat dan ibadah lainnya.
Jakarta- Petugas gabungan membersihkan material longsor di kawasan Puncak, Bogor. Petugas mengerahkan alat berat untuk membersihkan material yang menutup badan jalan. "Yang dilakukan petugas
Hotel di dekat Masjid At-Ta'awun, Puncak: Temukan ulasan wisatawan, foto asli, dan harga murah untuk hotel di Puncak di Tripadvisor. Lompat ke konten utama. Ulas. Trip Pemberitahuan. Masuk. Jl. Raya Puncak Gadog, Bogor, Megamendung 16770 Indonesia. 13.8 km dari Masjid At-Ta'awun. Paling Hemat No. 19 dari 836 di Hotel Dekat Masjid At-Ta'awun
cTYO. harga tiket Gratis, Waktu aktif 24 jam, Alamat J L. Raya Puncak—Gadog, Tugu Selatan, Kec. Cisarua, Jawa Barat; Bahan pengikat pemeriksaan situs Masjid Atta’awun Puncak, bagi Anda yang sering melintas di Jalan Raya Puncak Gadog Bogor pasti pernah melihat kemegahan bangunan tempat ibadah ini. Keindahannya menonjol dari bangunan lainnya, bahkan bisa dikatakan sangat indah. Meski begitu, dia memiliki banyak keunikan yang membuat semua mata tertuju padanya. Seperti masjid pada umumnya, fungsi utama bangunan ini tak lain adalah sebagai tempat ibadah. Namun karena keindahan dan letaknya yang strategis, tidak sedikit orang yang lewat dan memasukinya. Selain beribadah, ada juga yang sekadar beristirahat di sepanjang jalan. Ada juga yang menempuh keduanya, yaitu istirahat setelah menunaikan shalat wajib sesuai waktunya. Keindahan alam sekitar lokasi menjadi daya tarik tambahan, suasana sejuk dan damai dijamin langsung terasa. Masjid ini dikelilingi pemandangan hijau persawahan dan perkebunan warga, viewpoint sangat jernih dan begitu indah. Kredit Foto Google Maps Masjid Atta’Awun Puncak Meski hanya masjid umum yang bisa dikunjungi siapa saja, namun Masjid Atta’awun memiliki pesona tersendiri. Tak heran jika tempat ibadah ini selalu dipadati pengunjung untuk beribadah, bersantai dan kegiatan terkait lainnya. 1. Sejarah Masjid Atta’awun Tidak lengkap rasanya jika tidak membahas sejarah sebuah bangunan yang memiliki banyak keistimewaan. Tempat ibadah ini dulunya bernama Masjid Al-Muttawien dan merupakan bangunan milik PT Gunung Mas. Tujuan awal pembangunannya adalah sebagai tempat ibadah para juru tulis dan karyawan yang bekerja di pabrik. Dibangun pada tahun 1987, masjid ini memiliki pekarangan yang tidak begitu luas. Masalah sering muncul pada hari jumat dimana lokasinya tidak sesuai untuk melaksanakan sholat jumat. Karena tidak hanya karyawan PT Gunung Mas yang sholat di masjid ini, tapi juga warga setempat. Tepatnya perluasan lahan dimulai pada tahun 1990 dan selesai 9 tahun kemudian atau tahun 1999. Saat itu namanya diubah menjadi Masjid Atta’awun Puncak dengan segala keunikan dan keindahan arsitekturnya. Karena biaya pembangunannya tidak hanya ditanggung oleh PT Gunung Mas, perusahaan juga menghibahkannya kepada pemerintah daerah. Total biaya renovasi dan perluasan lahan masjid ini diperkirakan mencapai 36 miliar rupiah. Selain sumbangan dari PT Gunung Mas, pemerintah daerah dan warga juga turut menyumbang dan mencari dana. Nama Masjid Atta’awun diambil dari kondisi bangunan yang dimaksud, artinya ketakwaan dan kerja sama dalam kebaikan. 2. Pemandangan alam yang indah Daya tarik selanjutnya adalah keindahan alam sekitar serta keindahan taman buatan di serambi masjid. Tidak jauh dari lokasi, pengunjung dapat dengan mudah melihat keindahan alam perkebunan penduduk yang menghijau. Tangga menyerupai terasering juga sangat jelas, yang merupakan sawah aktif milik warga. Keindahan lainnya datang dari perbukitan yang mengelilingi lokasi Masjid Atta’awun Puncak. Hampir semua keindahan alam tersaji dalam warna hijau yang menenangkan pandangan. Berada di ketinggian sekitar meter di atas permukaan laut, cuaca di sini sangat sejuk bahkan beberapa pengunjung menganggapnya dingin. Saat cuaca cerah, segala keindahan yang dimiliki seseorang terlihat begitu jelas. Meski mendung atau cuaca tidak mendukung, keindahan alam sekitar tetap terlihat melalui gugusan awan yang terlihat eksotis. Selain itu, keindahan taman buatan yang mengelilingi masjid juga tak kalah menarik, banyak pengunjung yang menyempatkan diri untuk mengabadikan momen tersebut. 3. Arsitektur Masjid Atta’awun yang unik Arsitektur Masjid Atta’awun terlihat sangat unik karena tidak seperti tempat ibadah umat Islam pada umumnya. Masjid ini memiliki perpaduan bangunan Timur Tengah dan Jawa yang nyaris sempurna. Jika kebanyakan masjid identik dengan kubah, kali ini Anda tidak akan menemukannya di sini. Atap masjid ini berbentuk seperti jamur, jumlahnya cukup banyak. Setiap ruangan atau bagian bangunan memiliki bentuk seperti jamur dengan ukuran yang berbeda-beda. Kubah jamur terbesar ada di bangunan utama, sedangkan kubah jamur di sekitarnya berukuran lebih kecil. Tak berbeda dengan masjid di tempat lain, Masjid Atta’awun Puncak juga memiliki menara yang cukup tinggi. Bangunan yang menjulang tinggi ini tidak terlihat seperti jamur. Sedangkan konsep bangunan Jawa terlihat dari kolam kecil yang mengelilingi masjid. Keberadaan kolam ini bertujuan untuk membasuh kaki dengan makna filosofis yang dalam. Makna yang dimaksud tidak lain adalah siapa saja yang masuk ke dalam masjid harus suci. Baskomnya dangkal karena hanya untuk mencuci kaki. Air di kolam ini berasal dari sungai kecil yang mengalir di sekitar masjid. Uniknya, air ini tidak pernah kering dan selalu mengalir meskipun musim kemarau. Alamat dan rute menuju lokasi Sumber gambar Twitter Jelajahi Jawa Barat Sebenarnya untuk menemukan lokasi Masjid Atta’awun Puncak tidaklah sulit karena letaknya yang sangat strategis. Alamatnya juga jelas, terletak di Jalan Raya Puncak Gadog 90, Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hanya warga di luar Bogor yang kesulitan karena tidak terbiasa dengan akses jalan atau jalan setapak. Masjid ini satu arah dengan Puncak Pass, tentunya menjadi objek wisata sekaligus tempat penginapan yang tidak pernah sepi. Sehingga bisa anda jadikan sebagai patokan utama saat anda berkunjung ke masjid ini. Dari Alun-alun Bogor jarak yang dibutuhkan sekitar 30 kilometer, rata-rata memakan waktu 1 jam. Silakan gunakan Tol Jagorawi karena cukup mudah ditemukan dan juga lebih cepat. Setelah keluar pintu tol, lanjutkan ke Jalan Labuhan. Dari sini Masjid Atta’awun Puncak tidak jauh, Anda hanya perlu menuju ke Jalan Raya Puncak dan ikuti jalur utama. Ikuti jalan utama dan lihat sekeliling karena ada beberapa rambu yang bisa digunakan sebagai panduan. Jangan kaget jika perjalanan bisa memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan karena semakin dekat ke tempat itu segalanya menjadi semakin sempit. Namun jangan khawatir, karena keindahan alam di sekelilingnya siap memanjakan Anda selama perjalanan. Jangan lupa buka jendela mobil untuk merasakan sejuknya udara alami yang tidak didapatkan di perkotaan. Tanpa kendaraan bermotor, kawasan puncak ini dijamin bebas polusi. Alasannya karena hampir di mana-mana warna hijau dari berbagai tumbuhan terpelihara dengan sangat indah. Sama seperti tempat ibadah lainnya, Masjid Atta’awun Puncak buka setiap hari tanpa pernah tutup. Letaknya yang strategis sebagai tempat berlalu lalang pengendara semakin mendukung jam operasionalnya. Anda bisa datang untuk beribadah dan beristirahat kapan saja selama berada di sini. Anda tidak perlu membayar karena masjid ini sebenarnya bukan objek wisata. Hanya saja yang membawa kendaraan bermotor sudah ada uang receh yang siap menggantikan tempat parkir. Selain itu, diperlukan biaya untuk bisa menikmati keragaman kuliner di sekitar masjid. Hal ini berlaku bagi Anda yang sedang kehabisan bekal atau memang sengaja tidak membawa dari rumah. Aktivitas menarik di Masjid Atta’awun Puncak Kredit foto Google Maps Theo Petrozza Meski bukan objek wisata, ada banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan di Masjid Atta’awun Puncak. Kegiatan utamanya adalah ibadah, namun masih banyak kegiatan lain yang biasa dilakukan pengunjung selama berada di sini. 1. Ibadah Doa Sangat dianjurkan ketika anda berada di masjid, baik yang kita diskusikan kali ini maupun di masjid lain, usahakan untuk melakukannya dengan niat ibadah. Ibadah yang dimaksud tidak lain adalah shalat, Anda bisa shalat berjamaah ketika waktunya tiba. Jika Anda melewatkannya, tidak masalah jika Anda berdoa sendiri atau mencari pengunjung lain yang memiliki niat yang sama untuk bergabung dengan jamaah. 2. Menikmati pemandangan alam Setelah berdoa atau melakukan ibadah utama, Anda dapat melakukan kegiatan lain sesuai keinginan. Di antara sekian banyak aktivitas yang paling dinantikan pengunjung di Masjid Atta’awun Puncak adalah menikmati pemandangan alam. Sawah, kebun, dan sungai menjadi daya tarik utama di sini. 3. Bersantai sambil beristirahat Bagi yang sedang menuju alun-alun, masjid ini siap menawarkan kenyamanan. Itu berarti Anda dapat beristirahat dengan santai di ruang publik dan terbuka ini. Ada banyak tempat untuk dikunjungi yang pastinya bukan di dalam masjid. Di serambi masjid, pengunjung biasanya memilih waktu istirahat dan bersantai. 4. Wisata Kuliner Lokasi masjid ini sangat strategis karena dekat dengan tempat wisata di Bogor. Jadi jangan heran jika di sepanjang jalan banyak warung atau restoran yang menawarkan hidangan utama yang berbeda untuk setiap orang. Tidak perlu jauh-jauh, di sekitar masjid juga banyak pertokoan, tinggal pilih sesuai selera. Fasilitas yang tersedia di area masjid Sumber gambar Google Maps Kang Ensap Masjid Atta’awun memiliki fasilitas yang cukup memadai, bahkan lebih lengkap dari masjid pada umumnya. Yang pertama adalah toilet di sebelah area cuci. Selain itu, tersedia pula tempat parkir mobil yang luas bagi mereka yang datang dengan membawa kendaraan bermotor. Seperti yang sudah disebutkan di atas, banyak juga warung makan di sekitar tempat itu. Masjid ini sebenarnya digunakan sebagai tempat ibadah bagi umat Islam. Namun karena keindahan dan arsitektur bangunannya, tidak sedikit pengunjung yang menjadikan Masjid Atta’awun Puncak sebagai alternatif wisata. Meski bukan yang utama, tempat ini tidak pernah sepi pengunjung, terutama yang sedang dalam perjalanan. Source
– Bagi Anda yang pernah tahu, bahkan sering mengunjungi Cisarua, Puncak, Bogor, pastinya sudah tak asing lagi dengan Masjid Atta’awun’. Masjid ini sering dijadikan tempat singgah para pengguna jalan untuk mendirikan salat, atau hanya sekedar beristirahat untuk melepas lelah. Selain asri, masjid ini juga terbillang cukup megah denga segala fasilitas yang menyenangkan. Maka, tak heran, jika banyak orang yang menyempatkan diri untuk salat di masjid tersebut. Di balik keindahan masjid tersebut, ada kisah tersembunyi yang begitu menggetarakan jiwa. Berikut kisah lengkapnya Terpisah Cukup Lama Cerita nyata ini mengisahkan dua orang sahabat yang terpisah cukup lama, mereka adalah Ahmad dan Zaenal. Ahmad adalah seorang yang pintar sekali, bisa dibilang dia cukup cerdas. Tapi sayangnya, kehidupannya kurang beruntung secara ekonomi. Sedangkan Zaenal, terlahir dari keluarga yang berkecukupan sehingga dapat mendukung karir dan masa depannya. Setelah terpisah cukup lama, mereka akhirnya dipertemukan disebuah tempat yang istimewa, ya, di koridor wudhi toilet sebuah masjid megah dengan arsitektur cantik yang memiliki view pegunungan kebun the yang terhampar hijau di bawahnya. Masjid tersebut bernama Masjid Atta’awun’ yang berada di daerah puncak, Bogor. Kehidupan Zaenal semakin makmur, sebab dia sudah menjadi seorang manager kelas menengah. Necis. Parlente. Tapi tetap menjaga kesalehannya. Ia memiliki kebiasaan, setiap kali keluar kota, Zaenal selalu menyempatkan diri menyambangi masjid di kota yang ia singgahi. Untuk memperbaharui wudhu, dan sujud syukur. Syukur-syukur masih dapat waktu yang diperbolehkan shalat sunnah, maka ia shalat sunnah juga sebagai tambahan. Seperti basa, setibanya di Puncak Pas, Bogor. Ia mencari masjid, ia pinggirkan mobilnya, dan bergegas masuk ke masjid yang ia temukan. Di sanalah ia menemukan Ahmad. Cukup terperangah Zaenal ini. Ia tahu sahabatnya ini meski berasal dari keluarga tak punya, tapi pintarnya minta ampun. Zaenal tidak menyangka bila berpuluh tahun kemudian ia menemukan Ahmad sebagai merbot masjid. Pertemuan Keduanya “Maaf,” katanya menegor sang merbot. “Kamu Ahmad kan? Ahmad kawan SMP saya dulu?” Yang ditegur tidak kalah mengenali. Lalu keduanya berpelukan, Ahmad berucap, “Keren sekali Kamu ya Mas… Manteb…”. Zaenal terlihat masih dalam keadaan memakai dasi. Lengan yang digulungnya untuk persiapan wudhu, menyebabkan jam bermerknya terlihat oleh Ahmad. “Ah, biasa saja…” Zaenal menaruh iba. Ahmad dilihatnya sedang memegang kain pel. Khas merbot sekali. Celana digulung, dan peci didongakkan sehingga jidatnya yang lebar terlihat jelas. “Mad… Ini kartu nama saya…” Ahmad melihat. “Manager Area…”. Wuah, bener-bener keren.” “Mad, nanti habis saya shalat, kita ngobrol ya. Maaf, kalau kamu berminat, di kantor saya ada pekerjaan yang lebih baik dari sekedar merbot di masjid ini. Maaf…” Ahmad tersenyum. Ia mengangguk. “Terima kasih ya… Nanti kita ngobrol. Selesaikan saja dulu shalatnya. Saya pun menyelesaikan pekerjaan bersih2 dulu… Silahkan ya, yang nyaman”. Sambil wudhu, Zaenal tidak habis pikir. Mengapa Ahmad yg pintar, kemudian harus terlempar darik kehidupan normal. Ya, meskipun tidak ada yang salah dengan pekerjaan sebagai merbot, tapi merbot… ah, pikirannya tidak mampu membenarkan. Zaenal menyesalkan kondisi negerinya ini yg tidak berpihak kepada orang-orang yang sebenarnya memiliki talenta dan kecerdasan, namun miskin. Air wudhu membasahi wajahnya. Sekali lagi Zaenal melewati Ahmad yang sedang bersih-bersih. Andai saja Ahmad mengerjakan pekerjaannya ini di perkantoran, maka sebutannya bukan merbot. Melainkan “office boy”. Tanpa sadar, ada yang shalat di belakang Zaenal. Sama-sama shalat sunnah sepertinya. Zaenal Bertemu Marbot yang Sesungguhnya Setelah menyelesaikan shalatnya Zaenal sempat melirik. “Barangkali ini kawannya Ahmad,” gumamnya. Zaenal menyelesaikan doanya secara singkat. Ia ingin segera bicara dengan Ahmad. “Pak,” tiba2 anak muda yang shalat di belakangnya menegur. “Iya Mas?” “Pak, Bapak kenal emangnya sama bapak Insinyur Haji Ahmad?” “Insinyur Haji Ahmad?” “Ya, insinyur Haji Ahmad” “Insinyur Haji Ahmad yang mana?” “Itu, yang barusan ngobrol sama Bapak” “Oh… Ahmad… Iya. Kenal. Kawan saya dulu di SMP. Emangnya udah haji dia?” “Dari dulu udah haji Pak. Dari sebelum beliau bangun ini masjid” Kalimat itu begitu datar. Tapi cukup menampar hatinya Zaenal, “Dari dulu sudah haji. Dari sebelum beliau bangun masjid ini” Anak muda ini kemudian menambahkan, “Beliau orang hebat Pak. Tawadhu’. Saya lah yg merbot asli masjid ini. Saya karyawannya beliau. Beliau yang bangun masjid ini Pak. Di atas tanah wakafnya sendiri. Beliau biayai sendiri pembangunan masjid indah ini, sebagai masjid transit mereka yg mau shalat. Bapak lihat hotel indah di sebelah sana? Itu semua milik beliau. Tapi beliau lebih suka menghabiskan waktunya di sini. Bahkan salah satu kesukaannya, aneh. Yaitu senangnya menggantikan posisi saya. Karena suara saya bagus, kadang saya disuruh mengaji saja dan azan”. Zaenal tertegun, entah apa yang ada di hati dan di pikiran Zaenal saat itu. Terdapat pelajaran dari kisah pertemuan kedua sahabat itu. Jika Ahmad itu adalah kita, mungkin begitu bertemu dengan kawan lama yang sedang melihat kita membersihkan toilet, segera kita beritahu posisi kita yang sebenarnya. Dan jika kemudian kawan lama kita ini menyangka kita merbot masjid, maka kita akan menyangkal dan kemudian menjelaskan secara detail begini dan begitu. Sehingga tahulah kawan kita bahwa kita inilah pewakaf dan yang membangun masjid ini. Tapi kita bukan Haji Ahmad. Dan Haji Ahmad bukannya kita. Semoga ia selamat dari rusaknya nilai amal, sebab ia tetap tenang dan tidak risih dengan penilaian manusia. Haji Ahmad merasa tidak perlu menjelaskan apa-apa. Dan kemudian Allah yang memberitahu siapa dia sebenarnya. [su_box title=”Baca Juga” style=”glass”] Kisah Kuli Bangunan yang Berhasil Dirikan Masjid dan Rumah Tahfiz [/su_box] “Al mukhlishu, man yaktumu hasanaatihi kamaa yaktumu sayyi-aatihi” Orang yang ikhlas itu adalah orang yang menyembunyikan kebaikan-kebaikannya, seperti ia menyembunyikan keburukan-keburukan dirinya.” [Ya’qub YahimaHullah, dalam kitab Tazkiyatun Nafs].
Skip to content Paket WisataRental MobilSewa Bus PariwisataSewa MotorKontakTravel Blog Masjid Atta’awun Puncak Jalan-jalan ke tempat wisata Puncak Bogor saat akhir pekan memang seru. Tetapi bagi umat Islam, jangan lupa untuk tetap beribadah menjalankan sholat lima waktu meski sedang seru dan asik liburan. Anda bisa singgah ke wisata Masjid Atta’awun Puncak Bogor sebagai salah satu rekomendasi tempat untuk beribadah. Di masjid ini, pengunjung bisa menjalankan ibadah sholat atau sekedar mampir untuk berwisata saja. Sebab, masjid yang terkenal di kawasan Puncak Bogor ini menyimpan banyak keindahan yang jarang wisatawan ketahui. Penasaran dengan hal menarik apa saja yang tersimpan di masjid ini? Silahkan Anda simak informasi lengkapnya di bawah ini. Sejarah Masjid Atta’awun Puncak Masjid Atta’awun Puncak Bogor ini sudah ada sejak lama dari tahun 1987. Awalnya, masjid ini berdiri sebagai tempat ibadah para pekerja di kebun teh PTPN Nusantara VIII. Seiring berjalannya waktu, masyarakat sekitar juga ikut memanfaatkan masjid sebagai sarana ibadah dan aktivitas keagamaan lainnya. Karena potensi wisata di Puncak Bogor terus berkembang pesat, jumlah pengunjung masjid ini makin hari makin meningkat. Melihat kondisi demikian, PTPN Nusantara VIII akhirnya menghibahkan masjid tersebut untuk masyrakat umum. Setelah proses hibah, nama masjid yang awalnya Al Muttaqin kini berubah menjadi Atta’awun. Perubahan nama tersebut tidak lepas dari sejarah pembangunan masjid itu sendiri. Dalam bahasa Arab, Atta’awun berasal dari kata Ta’awana’, Yata’aawuna’, dan Ta’awuna’. Atta’awun artinya gotong royong, tolong menolong, dan bantu-membantu antar sesama manusia. Sejarah tersebut merujuk pada pembangunan masjid yang dilakukan secara bahu-membahu menggunakan dana masyarakat Jawa Barat. Di luar hibah masjid oleh PTPN Nusantara VIII, masjid ini masih memerlukan dana lebih besar untuk proses pembangunannya supaya dapat menampung jamaah dalam jumlah besar. Inisiatif tersebut muncul karena sebelum pembangunan, saat sedang menjalankan ibadah sholat, banyak jamaah berdiri berdesak-desakan. Bahkan banyak jamaah yang tidak mendapat shaf. HR Nuriana selaku Gubernur Jawa Barat kala itu menginisiasi pembangunan masjid secara rereongan sarumpi yang artinya pengumpulan dana dari sumbangan seluruh warga Jawa Barat. Hingga pada tahun 1999, masjid agung ini berdiri dengan gagah dan menjadi sebuah destinasi wisata religi di Bogor. Daya Tarik Masjid Atta’awun Puncak Sejarah perjalanan masjid ini memang sudah menjadi daya tarik tersendiri. Namun tak sampai di situ, sajian keindahannya tak boleh Anda lewatkan. Berikut merupakan hal-hal menarik dari masjid hits di Puncak Bogor ini. Arsitektur Kubah yang Unik Masjid seluas meter persegi ini memiliki desain dan arsitektur yang indah. Bentuk kubahnya mengingatkan akan desain bangunan Masjid Istiqlal. Masjid ini memiliki kubah utama yang besar dan sekelilingnya terdapat kubah-kubah kecil. Pada umumnya, kubah masjid berbentuk setengah lingkaran. Namun kubah Masjid Atta’awun memiliki desain seperti jamur payung. Di antara kubah-kubah tersebut, ada bangunan menara yang tinggi menjulang. Warna atapnya putih bersih seperti lingkungan masjid yang senantiasa bersih. Arsitekturnya tidak hanya terinspirasi dari Timur Tengah. Namun sentuhan gaya tradisional dan modern juga berpadu menjadi sebuah arsitektur yang unik. Kolam Kecil Pada taman masjid terdapat kolam ikan berhiaskan sebuah air terjun mini. Kolam plus fitur air terjun mini ini memang secara visual sangat menarik. Tak heran jika spot ini sering menjadi target bagi para pengunjung yang ingin berswafoto dengan latar yang cantik dan asri. Ketika akan memasuki masjid, tepat sebelum pintu masuk, kolam kecil akan menyambut kehadiran pengunjung. Kedalaman kolam ini sangat dangkal; hanya setinggi mata kaki. Kolam ini berfungsi sebagai pembersih kaki-kaki para jamaah yang hendak memasuki area dalam masjid. Dengan melewati kolam dangkal ini, kaki-kaki para jamaah terjamin akan kebersihannya. Keberadaan kolam ini memang tidak jauh berbeda dari ciri khas bangunan masjid di tanah Jawa. Menikmati Keindahan Alam Puncak Bangunan kokoh ini berdiri tinggi menjulang di atas ketinggian 2000 meter. Karena lokasinya berada di dataran tinggi, pengunjung yang datang bisa melihat pemandangan alam Puncak. Dari atas masjid, hamparan kebun teh hijau di sekitar siap memanjakan pandangan mata Anda. Panorama alam di tempat wisata Bogor murah yang satu ini siap memamerkan keindahannya kepada pengunjung masjid. Undakan yang menyerupai terasering dari perkebunan teh menyajikan pesona alam yang cantik. Bahkan saat malam hari, dari atas masjid, wisatawan bisa melihat kerlap-kerlip lampu kota yang begitu indah. Tempat Istirahat dan Bersantai Masjid ini banyak pengunjung dari para pelancong yang sedang berlibur di Puncak Bogor. Mereka biasanya mampir ke masjid ini. Selain untuk menjalankan ibadah, beberapa beristirahat sejenak dengan singgah di pusat makanan khas Jawa Barat legendaris sebelum melanjutkan perjalanan. Mereka yang singgah di masjid bisa bersantai pada tangga di halaman masjid atau beberapa kursi yang ada. Tidak sedikit wisatawan yang berdiri sambil menyaksikan keindahan alam Puncak dari atas masjid. Terlebih suasana sejuk dan asri di sekitar semakin mendukung aktivitas bersantai Anda. Disamping sedang bersantai, pengunjung bisa sambil menikmati makanan khas Bogor yang wajib dicoba sebagai teman istirahat atau mengganjal perut lapar mereka. Pusat Kegiatan Keagamaan Bukan masjid namanya jika tidak ada aktivitas keagamaan. Selain fungsi utamanya sebagai tempat ibadah, Masjid Atta’awun sering menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan. Sebut saja misalnya sholat berjamaah, kajian keislaman, buka bersama, Tadarus Al-quran, Qiyamul Lail, hingga pembagian santunan anak-anak yatim. Anda sebagai pengunjung umum bisa turut aktif memeriahkan acara-acara keislaman tersebut. Wisata Kuliner Menariknya, lingkungan sekitar masjid ramai dengan pedagang kaki lima dan kedai-kedai makanan. Setelah beribadah dan beristirahat, Anda bisa mengisi energi kembali dengan jelajah wisata kuliner di tempat kuliner kaki lima Bogor dengan aneka jajanan khasnya. Mulai dari Ubi Cilembu, jagung bakar, sampai makanan berat siap Anda santap. Cita rasanya tak perlu Anda ragukan lagi, sebab sudah pasti hidangan dan masakan khas Bogor sangat lezat dan enak. Fasilitas di Masjid Atta’awun Puncak Fasilitas masjid cantik ini tidak jauh berbeda dengan masjid pada umumnya. Anda bisa menjumpai fasilitas seperti toilet bersih, tempat wudhu, alat sholat yang lengkap, ruangan sholat yang terpisah antara laki-laki dan perempuan, sampai Al-quran dan buku-buku Islam tersedia. Area parkirnya juga sangat luas mengingat masjid ini selalu ramai pengunjung yang membawa kendaraan pribadi. Mulai dari motor, mobil, sampai bus pariwisata. Semua kendaraan tersebut dapat parkir di halaman masjid. Selain warung-warung makan, beberapa pusat oleh-oleh khas Bogor terdekat juga bisa Anda temukan. Misalnya Ubi Cilembu, Lapis Bogor, sampai buah stroberi siap Anda bawa pulang sebagai buah tangan. Tersedia juga beragam pilihan produk oleh-oleh khas Bogor tahan lama seperti keripik asli Bogor dan lain sebagainya. Harga Tiket Masuk Masjid Atta’awun Puncak Meski bukan hanya sebagai tempat ibadah saja, tetapi sekaligus berfungsi sebagai wisata religi, masjid yang terkenal di Bogor ini tidak memungut biaya apapun. Artinya pengunjung yang hadir bisa masuk secara gratis tanpa harus membeli tiket masuk Masjid Atta’awun Puncak. Namun Anda juga tidak dilarang jika ingin memberi sedekah melalui kotak amal yang tersedia. Meski gratis, fasilitas dan layanan kebersihan masjid tetap menawarkan kenyamanan pada wisatawan sehingga diharapkan Anda juga bisa turut membantu menjaga kebersihan lingkungan dan merawat fasilitas yang ada. Rute Menuju Lokasi Masjid Atta’awun Puncak Lokasi Masjid Atta’awun Puncak ini berada di Jalan Puncak No. 90, Tugu Selatan, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Kawasan ini memang berada di Puncak sehingga hal ini memudahkan Anda untuk menemukan lokasi masjid. Jika Anda berangkat dari pusat Kota Bogor, kira-kira memerlukan waktu perjalanan sekitar 1 jam untuk sampai di destinasi wisata ini. Jarak tempuhnya dari Alun-Alun Bogor sekitar 33 kilometer. Bagi wisatawan luar kota, Anda bisa mengambil rute dari Tol Jagorawi supaya perjalanannya lebih cepat. Kemudian bisa memilih Jalan Labuan yang searah dengan wisata Cimory Dairyland. Karena akses jalan ke Puncak ini naik turun dan mengingat daerah ini masuk kawasan dataran tinggi, ada baiknya Anda memanfaatkan sopir dari sewa mobil di Bogor lepas kunci dari Salsa Wisata. Anda tidak akan kesulitan menyetir di jalan berkelok dan tak perlu bingung memilih rute perjalanan terbaik karena driver dari Salsa Wisata siap mengantar Anda menuju tempat wisata dengan jalur alternatif terbaik. Jam Operasional Masjid Atta’awun Puncak Anda bisa berkunjung ke masjid ini setiap saat dan kapan pun karena obyek wisata religi ini buka setiap hari. Jam buka Masjid Atta’awun Puncak juga tidak terbatas waktu dan bisa Anda akses selama 24 jam. Namun pengunjung bisa datang pagi atau sore hari sebab panorama alam dan suasana sejuknya bisa Anda nikmati. Berwisata yang menyenangkan dan tetap ingat waktu sholat bisa Anda dapatkan melalui biro perjalanan seperti Salsa Wisata. Berbagai pilihan paket liburan keluarga murah meriah ke Bogor dan sekitarnya siap menawarkan perjalanan liburan terbaik. Terlebih Anda bisa memilih paket wisata custom sesuai dengan destinasi wisata yang Anda inginkan. Termasuk liburan untuk mendekatkan diri dengan Sang Khalik di Masjid Atta’awun Puncak Pass ini. Related PostsBagikan Artikel Ini Ke Page load link
pemilik masjid atta awun puncak bogor