🌫️ Makalah Kepemimpinan Abu Bakar As Siddiq
Kontribusi Abu Bakar kepada Dakwah Nabi. ABU Bakar ash-Shiddiq adalah laki-laki yang pertama kali memeluk Islam, walaupun Khadijah RA lebih dahulu memeluk Islam daripadanya. Adapun dari golongan anak-anak, Ali yang pertama kali memeluk Islam. Sementara Zaid bin Haritsah adalah yang pertama kali memeluk Islam dari golongan budak.
Dalam makalah ini akan dibahas bagaimana kiprah kepemimpinan pada masa khalifahan Abu Bakar selama menjadi pemimpin, problematika yang dihadapi sekaligus kemajuan yang telah dicapai dalam memperjuangkan dan memperluas daerah kekuasaan Islam, sehingga Islam bisa jaya ketika itu.
Abu Bakar r.a mengangkat Umar bin Khattab r.a menjadi hakim di Madinah, Abu Ubaidah menjadi pengurus baitul mal, Ali bin Abi Thalib r.a, Utsman bin Affan dan Zaid bin Tsabit sebagai sekretaris, Uttab bin Usaid sebagai amir kota Mekkah, Utsman bin Abi al-Ash sebagai amir di Thaif, al-Muhajir bin Abi Umayyah di Shun’a, Ziyad bin Lubaid di
Ia mengorbankan harta bendanya untuk perjuangan Nabi. Putri Abu Bakar, Siti Aisyah, dinikahkan dengan Nabi. Gelar As Siddiq yang berarti amat membenarkan diberikan karena Abu Bakar adalah orang pertama yang membenarkan peristiwa Isra Miraj. Abu Bakar memimpin umat Islam selama dua tahun dari 632-634 M (11-13 H).
a. Abu Bakar As-Siddiq a) Pengangkatan Abu Bakar Setelah Rasulullah wafat, kaum muslim di Madinah, berusaha untuk mencari penggantinya. Ketika kaum muhajirin dan ansar berkumpul di Saqifah bani Sa'idah terjadi perdebatan tentang calon khalifah. Masing-masing mengajukan argumentasinya tentang siapa yang berhak sebagai khalifah.
2. Nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam kepemimpinan Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq yang harus diteladani di antaranya: a. Ketegasan Abu Bakar dikenal bersifat tegas dalam mengambil keputusan untuk memerangi kaum pemberontak dan pembangkang (orang-orang murtad, nabi-nabi palsu dan orang-orang yang enggan membayar zakat). b.
Pelembagaan baitulmal juga masih belum ditetapkan pada masa kepemimpinan Abu Bakar As-Siddiq. Pengelolaan dana yang diterapkan khalifah pertama masih mengikuti pola yang diterapkan Nabi Muhammad SAW. Abu Bakar mendistribusikan dana yang tersedia di baitulmal kepada setiap orang.
Sebagai pemimpin umat Islam setelah rasul, Abu Bakar disebut Khalifah Rasulillah (Pengganti Rasul) yang dalam perkermbangan selanjutnya disebut khalifah saja. Khalifah adalah pemimpin yang diangkat sesudah nabi wafat untuk menggantikan beliau melanjutkan tugas-tugas sebagai pemimpin agama dan kepala pemerintahan.[2]
Khalifah Abu Bakar ash Shidiq memimpin umat Islam selama 2 tahun. Walaupun waktu yang singkat sebagai pengganti nabi dalam kepemimpinan Agama dan pemerintahan., Khalidah Abu Bakar melakukan beberapa kebijakan dalam rangka mengembangkan Islam. Beberapa tindakan Khalifah Abu Bakar yang memberikan kontribusi terhadap umat Islam, antara lain: 1.
Ia seorang ahli atrategi militer,intelektual,administrator,negarawan,dan sekaligus sahabat Nabi yang kritis, Namun takdir akhir hidupnya sangatlah tragis dan ditangisi banyak orang, ia tewas dibunuh oleh seorang yang merasa dendam karena keperkasaannya menguasai sejumlah besar wilayah baru. Dimasa berikutnya, tongkat kepemimpinan berada pada
Ketika Muhammad sakit keras, Abu Bakar adalah orang yang ditunjuk olehnya untuk menggantikannya menjadi imam dalam shalat.Hal ini menurut sebagian besar ulama merupakan petunjuk dari Nabi Muhammad agar Abu Bakar diangkat menjadi penerus kepemimpinan Islam, sedangkan sebagian kecil kaum Muslim saat itu, yang kemudian membentuk aliansi politik Syiah, lebih merujuk kepada Ali bin Abi Thalib
Syiah mulai muncul setelah pembunuhan khalifah Utsman bin ‘Affan. Pada masa kekhalifahan Abu Bakar, Umar, masa-masa awal kekhalifahan Utsman yaitu pada masa tahun-tahun awal jabatannya, Umat islam bersatu, tidak ada perselisihan. Kemudian pada akhir kekhalifahan Utsman terjadilah berbagai peristiwa yang mengakibatkan timbulnya perpecahana
WMT5SW.
makalah kepemimpinan abu bakar as siddiq